بِسْمِ اللهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ
Pembahasan berikutnya... Mengenai tanda isim yg kedua adalah tanwiin....
TANWIIN secara bahasa adalah :
TANWIIN secara bahasa adalah :
التصويت
(kicauan)...
Adapun secara istilah adalah :
نون ساكنة زائدة تلحق آخر
الاسم لفظا وتفارقه خطالاستغناء عنها بتكرار الشكلة عند الضبط بالقلم.
(nun sukun tambahan yg mengikuti akhir
isim secara lafadz (ketika di ucapkan) , dan di tinggalkan secara penulisan,
karena tidak butuh padanya (nun sukun) dengan mengulangi harokat ketika di tetapkan
dengan penulisan)....
Contoh nya :
lafadz زيدٌ.....
Lafadz tersebut jika di ucapkan
akhiran nya ada nun sukun "zaidun".... Seperti ini gambarannya (ْزيدُن )....
Namun jika lafadz tadi di tulis, maka dibuang nun nya karena tidak butuh lagi
dan cukup mengulangi harokat nya...
Bisa Dhommatain (dua dhommah) seperti :(....ٌ.)
atau
Fathatain (dua fathah)
seperti :(...ً..)
atau juga
Kasrotain (dua kasroh) seperti :(....ٍ....).....
Inilah tanwiin(.... نْ)
TUNTHOQ WALA TUKTAB (di ucapkan tapi tidak di tulis).....
Contoh lain untuk isim yg tandanya tanwin adalah
:جبلٌ، قلمٌ، محمدٌ
maka lafadz lafadz ini apa bila di ucapkan aslinya bentuk nya seperti ini
قلمُنْ، جبلُنْ، محمدُنْ.....
Atau yg lebih mudahnya lagi tanwin itu adalah ungkapan
tentang 2 dhommah /2 fathah /2 kasroh , seperti :
زيدٌ
،زيدًا، زيدٍ....... قلمٌ، قلماً، قلمٍ....
Maka kata kata tersebut adalah ISIM karena adanya TANWIIN yang masuk
padanya.....
Wallohu a'lam.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar