بِسْمِ اللهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ
◾Pembahasan berikutnya masih
berkaitan dg pembahasan sebelumnya, yaitu :
◽Apakah di haruskan pada ALASMAAUL
KHOMSAH mudhof (disandarkan) kepada dhomir ALKAAF (َك) seperti yg
kita dapati pada kitab kitab nahwu :
أبوكَ - أخوكَ - حموكِ - فوكَ..
Ataukah tidak harus?
⚫Jawabannya :
Tidak di harus kan
pada ISIM ISIM YG LIMA tersebut untuk mudhof (disandarkan) pada dhomir ALKAAF
saja, bahkan bebas / boleh mudhof kepada seluruh dhomir kecuali dhomir YAA
MUTAKALLIM, contohnya :
- أبوكُم (bapak kalian berdua).
- أخوكم saudara kalian)Lk).
- أبوها (-bapaknya - pr).
- أبوه (-bapak nya - lk).
- أخوهما (saudara mereka berdua).
- أبوهم (bapak mereka LK).
- أبونا (BAPAK kami /kita).
Adapun kalau isim isim tersebut mudhoof (disandarkan) pada
YAA MUTAKALLIM, maka tidak di rofa' lagi dg WAWU tapi di ROFA' dengan DHOMMAH MUQODDAROH
sebagaimana yang telah kita lewati di awal
awal pembahasan berkaitan masalah I'ROOB TAQDIIRIY (perubahan yang tersembunyi
/tidak tampak)...
Wallohu a'lam.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar