Minggu, 21 Agustus 2016

Dars Lughoh Arobiyah : PELAJARAN KE- 27

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ



Pembahasan berikutnya adalah berkaitan masalah tanda fi'il yang kedua yaitu :

(السين) 

maknanya adalah التَّنْفِيْسُ (menunjukkan waktu yang akan datang, tapi dalam waktu dekat) 

Dan tanda ini tidak masuk kecuali pada fi'il mudhoori' saja, tidak masuk pada fiil madhi tidak pula pada fi'il amr.... 

Contohnya :

سَأَذْهَبُ (aku akan pergi) 

maknanya adalah "pergi" tersebut akan terjadi di waktu yang akan datang dalam jarak dekat dengan waktu pembicaraan .... Dan SIIN tersebut adalah huruf mabni 'alalfathi (huruf yang senantiasa di fathah terus) tidak punya kedudukan dalam i'rob....., 

Sehingga kita ketahui bahwa lafadz (أَذْهَبُ) pada contoh tersebut adalah fi'il mudhoori' dengan tanda masuknya huruf SIIN padanya...


TANBIIH (peringatan).... 

Ketahuilah bahwasanya SIIN yang tidak bisa masuk kecuali pada fi'il mudhoori'.. Adalah SIIN yang memiliki makna TANGFIIS (yaitu  menunjukkan waktu yang akan datang dalam jarak dekat), 

adapun kalau huruf SIIN secara umum dia bisa masuk pada fi'il maadhi, 

contohnya :

سَقَطَ ).... Bahkan juga bisa masuk pada fi'il amr, 

contohnya :

سِرْ (berjalanlah).... 


Wallohu a'lam.

Tidak ada komentar: