Senin, 22 Agustus 2016

Dars Lughoh Arobiyah : PELAJARAN KE- 31

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ



Pembahasan berikutnya adalah mengenai tanda tanda huruf.... 

Setelah muallif (ibnu aajurruum) menyebutkan tanda-tanda isim serta tanda- tanda fiil kemudian beliau memulai menyebutkan tanda huruf dengan ucapan nya :والحرف مالايَصلحُ معه

 دليلُ الاسمِ ولا دليلُ الفعلِ (dan huruf itu adalah suatu kata yang tidak layak bersamanya tanda isim tidak pula tanda fiil)... 

Maknanya adalah :suatu kata tersebut tidak menerima tanda tanda fiil tidak pula tanda tanda isim, sehingga sebagian ahli nahwu mengatakan bahwa tanda HURUF adalah 'ADAMIYYAH (ٌعَدَمِيَّة) tidak menerima semua tanda.... Tidak tanda isim tidak pula tanda fiil... 

Contohnya :

(مِنْ) tidak boleh kita katakan (المِنْ).... /... (مِنٌ)... 

Kenapa....? 

Karena  (مِنْ)tersebut adalah huruf tidak menerima TANWIIN tidak pula AL 

karena keduanya adalah termasuk tanda tanda isim.... 

Atau juga contoh lain :

(على) tidak boleh kita katakan (قَدْ على) atau (سوف على).... 

Kenapa...? 

Karena (على) adalah huruf, sehingga tidak menerima (قَدْ) dan (سوف) yang mana keduanya tersebut adalah termasuk tanda fiil..... 

Sehingga kita ketahui setelah penjelasan tersebut bahwa tanda HURUF adalah "TIDAK MENERIMA TANDA TANDA ISIM TIDAK PULA TANDA TANDA FIIL.... 



wallohu a'lam.

Tidak ada komentar: