بِسْمِ اللهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ
Kemudian setelah
kita mengetahui apa itu العوامل yaitu jamak dari عامل, kita akan menyebutkan pembagian
'awaamil...
Bahwasanya العوامل terbagi menjadi dua :
1. العوامل اللفظية
(yaitu amil amil yang tampak pada penulisannya),
seperti : قام - قال - ذهب يَذْهَبُ - يَجْلِسُ dan semua fiil maadhi /fiil mudhori' /fiil amr, dan huruf huruf
jar dan semisal.
2. العوامل المعنوية. (yaitu amil amil yang tidak
tampak dalam penulisan) yang mana 'amil amil tersebut ada dua yaitu :
(الابْتِدَاءُ) AL IBTIDAA (permulaan)... amil ini di gunakan untuk mubtada,
sehingga kita katakan dalam i' roob "mubtadaun marfuu'un bil IBTIDA
"...
Kemudian (التَّجَرُّدُ) AT TAJARRUD (kosong)...
amil ini di gunakan untuk fiil mudhoori' yang marfuu', sehingga kita katakan
dalam i'roob" fi'lun mudhoori'un marfuu'un littajarrudihi 'aninnawaashib
wal jawaazim"...
لاختلاف العوامل الداخلة عليها (karena perbedaan amil amil yang masuk padanya)
maknanya adalah : Perubahan tersebut terjadi secara berbeda-beda tergantung dengan perbedaan amil amil yang masuk padanya...,
contohnya :
جاء زيدٌ - رأيتُ زيدًا - مررتُ بزيدٍ maka lafadz ZAID Pada contoh contoh tersebut keadaan nya berbeda-beda,
yang pertama marfu' dengan dhommah (زيدٌ)
yang kedua manshuub dengan fathah (زيدًا)
yang ketiga majrur dengan kasroh (زيدٍ)
kenapa bisa berbeda beda bacaan nya /keadaan harokatnya.... Padahal sama sama lafadznya ZAID...?
Jawabnya :
karena perbedaan amil amil yang masuk padanya,
yang pertama amil (جاء) meminta agar isim setelah nya marfu'(dengan dhommah) sebagai faail (Subjek),
yang kedua amil (رأيتُ) meminta agar isim setelahnya manshuub (dengan fathah) sebagai maf'uul bih (Objek),
yang ketiga amil (الباء) huruf jar meminta agar isim setelahnya majruur (dengan kasroh) sebagai isim majruur....
Wallohu a'lam
Tidak ada komentar:
Posting Komentar