بِسْمِ اللهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ
Pembahasan berikutnya mengenai makna isim, isim secara bahasa adalah :
ما دلّ على مسمى
(sebuah kata yg menunjukan untuk sesuatu di namai)
seperti :
زيدٌ
maka dia adalah sebuah kata yg menunjukan orang di namai dg zaid.... Dsm,
adapun isim(kta benda) menurut istilah nahwu adalah
كلمةٌ دلّت على معنى في نفسها ولم تقترن بالزمان
(sebuah kata yg menunjukan atas makna dg sendirinya dan tidak punya keterkaitan dg waktu)....
Seperti
قَلَمٌ
(pena) dia adalah isim (kta benda) yg menujukan atas makna dg sendirinya...
Yaitu(pena) sesuatu yg di gunakan untuk menulis....
Dan isim tersebut yaitu pena tidak punya keterkaitan dg waktu... Tidak kita katakan :
" pena sekarang /pena besok /pena kemarin.....
Karena dia adalah isim....
Berbeda dg fiil maka dia punya keterkaitan dg waktu (telah lampau, sekarang, akan datang)
sebagaimana akan datang pada pembahasan berikutnya....
Wallohu a'lam
Tidak ada komentar:
Posting Komentar