Kamis, 18 Agustus 2016

Dars Lughoh Arobiyah : PELAJARAN KE- 14

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ



Berkata ibnu aajurruum - rohimahullohu ta'ala - : 

..والحرف جاء لمعنى 
(huruf yg datang memiliki makna) . 


Kita lanjutkan pembahasan berikutnya mengenai makna huruf (حرف)... Huruf secara bahasa adalah الطَرَفُ (tepian /ujung)... 



Seperti firman Alloh ta'ala 

"ومن الناس من يعبد الله على حرْف
(dan di antara manusia ada yg beribadah kepada Alloh di tepi /di ujung agama) 
yaitu tidak murni untuk Alloh ta'ala.. Terkadang menyembah Alloh ta'ala terkadang menyembah berhala dsm.. 


Adapun pengertian huruf secara istilah adalah 


كلمة دلّت على معنى في غيرها 
(sebuah kata yang menunjukkan makna pada yg lainnya).... 

Maksudnya adalah huruf huruf tersebut tidak akan tampak jelas maknanya kecuali bersama kalimat yg lain... Seperti في (di dalam).... 

Sekarang huruf ini memiliki makna yaitu "didalam".. Namun makna tersebut tidak bisa dipahami secara jelas, kecuali jika bersambung dgn kalimat lain maka huruf tersebut akan bisa di pahami secara terang dan jelas, seperti :

زيدٌ في البيت 
(zaid di dalam rumah).... 

Sehingga dengan keterangan ini kita ambil kesimpulan bahwasanya huruf itu tidak akan bisa berdiri sendiri dan tidak pula di pahami maknanya dengan sempurna kecuali harus bersama isim /fi'il....... 



Adapun mengenai huruf itu sendiri pada pembahasan ilmu nahwu... Adalah miliki makna secara dzat nya, seperti "مِن" (dari), atau في (di dalam) atau على (di atas).. 


Cuma makna makna itu tadi tidak akan bisa di pahami secara sempurna dengan sendirinya, tapi harus bersama dengan salah satu dua saudaranya yaitu (isim dan fi'il)...


Pembagian Huruf

Ketahuilah, Huruf terbagi menjadi dua :

1.   Huruuf ma'aany (huruf huruf yang memiliki makna).. 

Seperti : مِنْ (dari) في (di dalam) إلى (ke) على (di atas).. Dan semisal... 

Naaah... Inilah yang di inginkan dalam pembahasan ilmu nahwu.. الحرف جاء لمعنى (huruf yang datang memiliki makna)... 

2.  Huruuf mabaany (huruf huruf yang di gunakan untuk membangun /menyusun sebuah kata) .... 

Yang sering nya huruf huruf ini di sebut juga dengan huruuf hijaaiyyah (huruf yang di awali dengan alif dan di akhiri dengan alyaa)... 

Huruf huruf ini kita tidak memasukkan dalam pembahasan nahwu, karena huruf huruf ini tidak memiliki makna secara dzat nya.... Seperti ا(alif) apa maknanya..? Gak ada.. Atau ب(baa) apa maknanya..? Gak ada.... Tapi ingat....! apakah huruf huruf ini selama lamanya tidak bisa memiliki makna..? 

Jawabannya :

tidak selama lamanya, bahkan kalau huruf huruf ini sudah di bangun jadi sebuah kata... Maka bisa memiliki /menunjukkan makna, contohnya :جَبَلٌ maka kalimat ini memiliki makna yaitu (gunung)... Kenapa..? Karena sudah kita susun huruf huruf tersebut menjadi satu kata جبل yang semula tidak memiliki makna sama sekali yaitu الجيم والباء واللام... 


Wallohu a'lam..







Tidak ada komentar: