بِسْمِ اللهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ
Adapun i'roob
taqdiiry (perubahan yang tidak tampak) yang kedua adalah karena:
٢.الثِّقَلُ.
(berat dalam mengucapkan) yang
mana penghalang ini terjadi pada isim MANQUUSH (منقوص) yang mana
definisinya adalah :
setiap isim mu'rob yang di akhiri dengan YAA laazimah (yaa yang
senantiasa ada tidak berubah)
kemudian di kasroh sebelumnya, seperti :الداعِيْ (seorang daai) الهادِيْ (pemberi petunjuk)...
Maka kalau kita
perhatikan pada contoh tersebut lafadz HAADIY dan juga DAA'IY di akhiri dengan
huruf YAA kemudian sebelumnya di kasroh, inilah contoh untuk isim manquush...
Kemudian isim manquush ini tidak
tampak perubahan harokatnya /tersembunyi harokatnya pada dua keadaan saja :
1.ketika marfu' maka tanda nya (dengan
dhommah muqoddaroh), contoh nya :جاء القاضِي (telah datang seorang hakim) sekarang
lafadz ALQOODHIY pada contoh tersebut adalah marfuu' sebagai faail (subjek)
tanda rofa'nya dengan "dhommah muqoddaroh (yang di sembunyikan) di atas
YAA.
2.ketika majruur maka tandanya (dengan
kasroh muqoddaroh), contohnya :ذَهَبْتُ إلى القاضي (aku pergi ke seorang hakim) sekarang
lafadz ALQOODHIY pada contoh tersebut adalah sebagai isim majruur karena di
dahului oleh huruf jar yaitu (إلى), tanda jar nya adalah :"kasroh muqoddaroh di atas YAA...
ADAPUN isim manquush tersebut
ketika manshub sebagai maf'uul (objek) atau yang semisalnya TAMPAK PERUBAHAN
HAROKATNYA... Dengan fathah dhoohiroh (yang tampak)... Kenapa bisa
demikian....?
Jawabannya : (لِخِفّتِها)
karena ringannya harokat tersebut untuk di ucapkan ،contohnya :رأيتُ الداعيَ sekarang kita perhatian lafadz الداعيَ pada
contoh tersebut... Lafadz tersebut dalam keadaan manshuub sebagai maf'uul bih
(objek) dan tandanya dengan FATHAH DHOOHIROH (yang tampak).....
Jadi
kesimpulannya ISIM MANQUUSH tidak tampak harokatnya (muqoddaroh) pada dua
keadaan saja ketika rofa' dan jar.. Adapun ketika nashob maka harokatnya
kelihatan karena "ringan dalam mengucapkan"....
Sehingga kita ketahui pula bahwa
sebab tidak bisa di tampakkan harokat
dhommah serta kasroh di akhir isim maqshur adalah" beratnya orang Arab
untuk mengucapkan nya "... Bukan berarti YAA tidak bisa menerima harokat
(dhommah dan kasroh) .. Bahkan bisa menerima keduanya, cuma karena orang Arab
merasa berat untuk mengucapkan nya sehingga 2 harokat tersebut muqoddaroh (di
sembunyikan)...
Wallohu a'lam.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar