Selasa, 22 November 2016

PELAJARAN KE- 41

                              بِسْمِ اللهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ


Adapun i'roob taqdiiry (perubahan yang tidak tampak) yang kedua adalah karena:

٢.الثِّقَلُ.

(berat dalam mengucapkan) yang mana penghalang ini terjadi pada isim MANQUUSH (منقوص) yang mana definisinya adalah :

setiap isim mu'rob yang di akhiri dengan YAA laazimah (yaa yang senantiasa ada tidak berubah) 

kemudian di kasroh sebelumnya, seperti :الداعِيْ (seorang daai) الهادِيْ (pemberi petunjuk)... 

Maka kalau kita perhatikan pada contoh tersebut lafadz HAADIY dan juga DAA'IY di akhiri dengan huruf YAA kemudian sebelumnya di kasroh, inilah contoh untuk isim manquush...

Kemudian isim manquush ini tidak tampak perubahan harokatnya /tersembunyi harokatnya pada dua keadaan saja :

1.ketika marfu' maka tanda nya (dengan dhommah muqoddaroh), contoh nya :جاء القاضِي (telah datang seorang hakim) sekarang lafadz ALQOODHIY pada contoh tersebut adalah marfuu' sebagai faail (subjek) tanda rofa'nya dengan "dhommah muqoddaroh (yang di sembunyikan) di atas YAA.

2.ketika majruur maka tandanya (dengan kasroh muqoddaroh), contohnya :ذَهَبْتُ إلى القاضي (aku pergi ke seorang hakim) sekarang lafadz ALQOODHIY pada contoh tersebut adalah sebagai isim majruur karena di dahului oleh huruf jar yaitu (إلى), tanda jar nya adalah :"kasroh muqoddaroh di atas YAA...

ADAPUN isim manquush tersebut ketika manshub sebagai maf'uul (objek) atau yang semisalnya TAMPAK PERUBAHAN HAROKATNYA... Dengan fathah dhoohiroh (yang tampak)... Kenapa bisa demikian....?

Jawabannya : (لِخِفّتِها) karena ringannya harokat tersebut untuk di ucapkan ،contohnya :رأيتُ الداعيَ sekarang kita perhatian lafadz الداعيَ pada contoh tersebut... Lafadz tersebut dalam keadaan manshuub sebagai maf'uul bih (objek) dan tandanya dengan FATHAH DHOOHIROH (yang tampak)..... 

Jadi kesimpulannya ISIM MANQUUSH tidak tampak harokatnya (muqoddaroh) pada dua keadaan saja ketika rofa' dan jar.. Adapun ketika nashob maka harokatnya kelihatan karena "ringan dalam mengucapkan"....


Sehingga kita ketahui pula bahwa sebab  tidak bisa di tampakkan harokat dhommah serta kasroh di akhir isim maqshur adalah" beratnya orang Arab untuk mengucapkan nya "... Bukan berarti YAA tidak bisa menerima harokat (dhommah dan kasroh) .. Bahkan bisa menerima keduanya, cuma karena orang Arab merasa berat untuk mengucapkan nya sehingga 2 harokat tersebut muqoddaroh (di sembunyikan)... 


Wallohu a'lam.

Tidak ada komentar: